SURAT IBRANI 5-8
IBRANI PASAL 5-8
IMAM -IMAM dan MELKISEDEK
Penulis membandingkan Yesus dengan imam Israel yang berasal dari garis keturunan Harun, tugas mereka adalah untuk mewakili bangsa Israel di hadapan Allah dan mempersembahkan korban sembelihan sebagai penebus semua dosa orang Israel. Namun penulis menunjukan bahwa para imam sendiri juga adalah orang-orang yang cacat moral, sehingga mereka pun harus mempersembahkan korban persembelihan untuk dosa mereka sendiri dan orang lain juga. Sesuatu yang lebih dibutuhkan di sini...
Penulis kemudian menunjukan bahwa Yesuslah sesuatu yang lebih itu, Dialah imam yang terakhir itu. Namun Yesus tidak berasal dari garis keturunan Harun, melainkan Yesus adalah imam menurut peraturan Melkisedek. Raja dan Imam yang misterius dari Yerusalem kuno dan Dia muncul dalam kisah tentang Abraham. Kita juga temukan dalam Mazmur 110 bahwa raja Mesianis dari garis keturunan Daud, akan menjadi imam menurut peraturan Melkisedek.
Sehingga inti dari semuanya adalah Yesus merupakan raja imam yang terakhir, Ia tidak bercacat secara moral, Ia ada selama-lamanya bagi umatNya, Ia lebih unggul dari semua pengantara antara Allah dengan manusia. Karena itu munculah peringatan dari penulis di bagian ini " menolak Yesus artinya menolak hal terbaik dan kesempatan satu-satunya untuk diperdamaikan dengan Allah, jadi jangan lakukan itu!"
Korban sembelihan dan perjanjian
Kemudian Penulis mengalihkan kita dengan perbandingan terakhir di pasal 8-10, Penulis menunjukan bagaimana kematian Yesus di kayu salib adalah pengorbanan terakhir yang lebih unggul dari semua korban persembahan hewan yang diserahkan di kemah suci, korban-korban tersebut harus dipersembahkan setiap hari, tetapi juga tahunan pada hari pendamaian. Yesus menyerahkan hidupnya satu kali dan untuk semua orang, dan itu cukup untuk menutupi dosa semua dosa seluruh dunia.
Oleh karena itu penulis mengingatkan kepada pembaca untuk tidak meninggalkan Yesus, karena itu seperti membalikan badan dari tawaran karunia pengampunan Allah, MENGAPA KITA MAU MELAKUKAN ITU ? Pengorbanan Yesus itu tetap, dan itu adalah dasar dari perjanjian yang baru yang disampaikan dalam kita para nabi dimana semua dosa telah diampuni
Komentar
Posting Komentar